×

CARI BERITA

img
20 Agustus 2019

Peran dan Kontribusi Pemko Dalam Penyelesaian Tanah Wakaf Lemah

Medan,- Lemahnya peran dan kontribusi pemerintah kota Medan dalam membantu problematika tanah wakaf yang digunakan untuk kepentingan umat menjadi sorotan. Saat ini banyak tanah wakaf di kota Medan menjadi sasaran para pengembang property untuk diubah menjadi kompleks perumahan.

“Kami sudah terlalu sering menerima keluhan dari masyarakat terkait konflik tanah wakaf ini. Dalam keadaan seperti ini pemerintah kota Medan sangat diharapkan kehadirannya bersama masyarakat. Kami mengajak pemerintah kota Medan untuk kembali pada fungsi pemerintah dalam melayani masyarakat,” jelas Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Medan, H.Salman Alfarisi, Lc.MA kepada wartawan, Selasa (20/08/2019).

Politisi PKS Kota Medan ini mendorong pemerintah kota Medan untuk mendata kembali seluruh tanah wakaf serta pro aktif membantu masyarakat untuk segera menerbitkan sertifikat wakaf untuk setiap tanah wakaf. “Kami menilai tanah wakaf merupakan bentuk partisipasi masyarakat secara mandiri terhadap kebutuhan masyarakat yang lebih luas lagi,” jelasnya

Dikatakannya, saat ini tanah wakaf yang peruntukan untuk pekuburan juga berfungsi sebagai ruang terbuka hijau. Sementara disisi lain, pemerintah kota Medan memiliki program pmembelian lahan untuk ruang terbuka hijau. “Kami berharap pemerintah kota Medan bisa mengambil peran dalam hal ini,” jelasnya.

Sementara itu, pihaknya juga menyesalkan tindakan pemerintah kota Medan yang berencana membongkar bangunan diatas tanah wakaf milik pesantren tahfidz darul qur’an karena tidak memiliki IMB dimana status lahannya masih bersengketa di pengadilan agama.

“Kembali kami berharap perhatian pemerintah kota Medan terhadap tanah wakaf yang masih bersengketa sebagai juru damai sehingga penggunaan lahan wakaf bisa dirasakan manfaatnya oleh ummat,” jelasnya.

Terpopuler
noimage
12 September 2016
Terkini