×

CARI BERITA

img
18 April 2019

Ilhamsyah Soroti Pengelolaan Reklame di Kota Medan

Medan,- Sekretaris Komisi IV DPRD Medan Ilhamsyah mendorong pemko Medan untuk mengawasi keberadaan reklame di Kota Medan.“Untuk mengoptimalkan pengelolaan pajak reklame tersebut, maka diperlukan fungsi manajemen, yaitu perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan. Di sini termasuk salah satu fungsi anggota dewan.Yaitu fungsi pengawasan terhadap penyelenggaraan reklame agar pendapatan PAD meningkat, “kata Ilhamsyah kepada wartawan, Senin (18/04/2019).

Dikatakannya, Pihak instansi terkait dan pengusaha reklame yang ada di Kota Medan diminta untuk mentaati peraturan yang mengatur tentang reklame di Kota Medan, termasuk Peraturan Daerah (Perda) Kota Medan tentang Pajak Reklame.

Dalam hal ini, pemerintah dan juga masyarakat diharapkan melakukan pengawasan terhadap keberadaan reklame untuk meminimalisir berdirinya reklame yang menyalahi aturan.

Lebih lanjut, Ketua Fraksi Golkar ini memaparkan pelaksanaan reklame ini telah diatur. Dalam Perwal itu telah disebutkan ada 14 titik larangan reklame, yaitu: di Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Kapten Maulana Lubis, Jalan Diponegoro, Jalan Imam Bonjol, Jalan Walikota, Jalan Pengadilan, Jalan Kejaksaan, Jalan Suprapto, Jalan Balai Kota, Jalan Pulo Pinang, Jalan Bukit Barisan, Jalan Stasiun, Jalan Raden Saleh dan Jalan Putri Hijau.

Selain ke 14 titik ini, ada juga lokasi yang tidak diperbolehkan untuk pemasangan reklame. Yaitu, seperti fasilitas umum dan fasilitas sosial seperti rumah ibadah dan sebagainya.

“Dari sektor pajak, reklame yang banyak berdiri di zona larangan dan tanpa aturan itu sangat berbanding terbalik dengan pendapatan pajaknya. Apalagi jika dikomparasikan dengan kota lain di Indonesia. Inilah yang membuat saya selaku anggota DPRD Kota Medan, perlu menyosialisasikan kepada masyarakat agar mereka juga berperan mengawasi reklame ini,” imbaunya.

Diterangkan, adanya larangan tersebut disebabkan sebelumnya banyak reklame yang berdiri di lokasi-lokasi tersebut. Namun, walau banyak tapi hasilnya jauh dari memuaskan, atau berbanding terbalik dengan pendapatan pajaknya. Bahkan penghasilan dari sektor pajak di beberapa kota lain melebihi Kota Medan, padahal reklame yang berdiri lebih sedikit dibanding di Kota Medan.

Terpopuler
noimage
12 September 2016
Terkini