• ,


Breaking News :






Tongkat Melayang di Atas Awan Bikin Penumpang Pesawat Heboh
Kamis, 08 Desember 2016 - 20:36:00 WIB
Rubrik: Unik - Dibaca: 446 kali   


Malaga, - Biasanya, kita tidak akan melihat pemandangan apapun jika sedang berada di dalam pesawat yang terbang di atas ketinggian 4 ribu kaki. Namun, baru-baru ini pengguna Reddit dibuat heboh dengan postingan seorang netizen yang bingung dengan apa yang ia lihat.

Penumpang itu mengaku sedang terbang dari Malaga menuju Bristol, Inggris pada 5 Desember lalu. Menurut sistem navigasi pesawat, saat pukul 11.08 pagi, ia berada di ketinggian 4,650 kaki dan sedang melintasi lautan. Mengejutkannya, saat itu ia melihat sebuah tiang yang menembus langit.

Awalnya ia menduga jika itu hanyalah guratan pada kaca pesawat, namun ternyata tidak. Ia pun bertanya tentang situasi yang ditemui khususnya para pengguna sekitar. Namun masih belum ada satupun yang sanggup memecahkan teka-teki ini.

"Aku rasa itu adalah sesuatu yang diluncurkan dari atas lautan," jawab seorang pengguna. Seorang pengguna lain pun berpendapat jika sistem navigasi pesawat tidak beres karena memang ada sebuah tiang tinggi penguat sinyal untuk sistem navigasi dan sistem transmisi di daratan Mendip.

Sayangnya, tiang pemancar untuk televisi dan radio itu hanya setinggi 924 kaki yang artinya masih sangat jauh dari ketinggian pesawat yang dimaksud. Namun lagi-lagi pengguna menuduh adanya keterlambatan pada sistem navigasi. Mereka juga menduga bahwa pesawat itu sudah dalam proses landing yang artinya akan lebih rendah dari 4 ribu kaki. (wk/kr/mbz)








Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 



UNIK

Inilah Penampakan Ratusan Jemaah Indonesia Mendaki Jabal Nur, Berziarah ke Gua Hira

Medanblitz,-Hari masih sangat pagi. Rabu (13/09), jam menunjukan pukul 03.45 waktu Arab Saudi ketika tim Media Center Haji (MCH) Daker Makkah mulai meniti jalanan menanjak menuju kaki Jabal Nur. Tim




Mendengar Lantunan Azan, Reporter TV Inggris Menesteskan Air Mata

Walikota Tabalkan Nama Jalan Dr Drs H Ibrahim Sinik