×

CARI BERITA

img
06 Januari 2014

Gubernur Sumut Minta Waspadai Kenaikan Angka Kemiskinan

Medanblitz.com - Gubernur Sumatera Utara H Gatot Pujo Nugroho ST MSi  saat memimpin apel perdana di tahun 2014, mengingatkan seluruh jajarannya untuk langsung mengawali 2014 dengan kerja keras. Dalam apel yang berlangsung di halaman Kantor Gubsu, Medan, Senin (6/1/2013) tersebut Gubsu meminta seluruh SKPD fokus melayani masyarakat.

Di depan ratusan pegawai dan seluruh pimpinan SKPD, Gubsu mengungkapkan hasil survei BPS tentang kenaikan jumlah warga miskin di Sumatera Utara sebagai PR yang harus dicarikan solusinya secara cepat.

 Menurut BPS, per September 2013 penduduk miskin di Sumatera Utara (Sumut) bertambah 51.600 orang menjadi 1.390.800 orang dibanding Maret 2013. Lonjakan pertambahan ini terjadi di perkotaan. Data ini menurut Gubsu harus disikapi secara positif dengan mengerahkan semua kemampuan untuk mengentaskannya.

"Angka kemiskinan ini harus dijadikan cambuk, segera lakukan perbaikan. Saya minta semua jajaran untuk memulai tahun dengan kerja keras. Harus ada perbaikan, marilah saling mengingatkan supaya bisa semangat!" kata Gubsu.

Meski di tahun 2013 secara investasi, Sumatera Utara masuk 10 besar dan melampau target nasional. Dan ini tentu menjadi sebuah potret keberhasilan, namun naiknya angka kemiskinan juga harus diwaspadai. Karena itu, seluruh pegawai dan kepala SKPD di lingkungan Pemprovsu diminta Gubsu jangan santai dan menunda-nunda  pekerjaan.Semua kegiatan, program kerja harus dilaksanakan secara simultan sejak awal tahun agar lebih efektif dan efisien terasa  bagi masyarakat.

"Jadi awal tahun ini harus diawali dengan program kerja dan perencanaan matang. Saya tidak mau lagi ada yang menunda-nunda pekerjaan. Jika sebuah program bisa dilaksanakan di awal tahun, kenapa harus ditumpuk di akhir tahun?," Gubsu mengingatkan.

Gubsu mencontohkan, pada tahun-tahun sebelumnya bulan November selalu menjadi bulan yang tingkat kesibukannya  berlipat-lipat. Padahal sebetulnya, kesibukan yang menumpuk itu bisa diminimalisir jika setiap pegawai mengatur dan memenej tugas-tugas mereka dengan baik sejak awal tahun.

Sebagai PNS, tugas utamanya adalah mengabdi kepada kepentingan negara dan masyarakat. Pengabdian tersebut hendaknya dijalankan dengan profesional sehingga memberikan pelayanan publik yang optimal tanpa keluar dari tugas pokok dan fungsi yang dimiliki masing-masing PNS.

Dengan menjalankan tugas secara profesional dan proporsional tanpa melanggar peraturan, Gubsu mengharapkan semua tugas-tugas kedepan bisa diselenggarakan dengan baik tanpa mengecewakan pemerintah maupun rakyat yang telah memberikan kepercayaannya kepada kita semua.(im)

Terpopuler
noimage
12 September 2016
Terkini