• ,


Breaking News :






Wali Kota Hadiri Seminar Menyongsong MEA 2015
Minggu, 11 Januari 2015 - 22:43:00 WIB
Rubrik: Ekobis - Dibaca: 778 kali   


Medan - Medanblitz.com, Gubsu H Gatot Pujonugroho ST membuka Seminar Menyongsong Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015  di Grand Ball Room Hotel JW Marriot Medan, Sabtu (10/1/2015). Seminar yang digagas Harian Waspada dalam rangka menyambut HUT ke-68 ini, digelar untuk mendapatkan masukan dan strategi jitu apa yang akan harus dilakukan dalam menyongsong sekaligus mengahadapi era persaingan bebas diantara negara-negara ASEAN tersebut. Dengan demikian Indonesia, khususnya Sumatera Utara dan Kota Medan tidak hanya jadi penonton ketika MEA 2015 bergulir.

Untuk itulah mantan Perdana Menteri Malaysia yang pada masa kepemimpinannya sempat dijuluki sebagai Singa Melayu,  Yang Amat Berbahagia (YABhg) Tun Dr Mahathir Mohamad diundang sebagai keynote speaker dengan membawakan materi berjudul “Kesiapan Umat Islam Menyongsong MEA”.  Selain itu juga dihadirkan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Anies Baswedan PhD sebagai pembicara utama dengan memaparkan materi bertajuk “Revolusi Mental Bidang Pendidikan”.

Dihadiri Kapoldasu Irjen Pol Eko Hadi Sutedjo, Kajati Sumut M Yusni SH MH, H T Erry Nuradi Wagubsu, Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi, Kapolresta Medan Kombes Pol Nico Afinta, Wali Kota tebing Tinggi Ir H Umar Zunaidi Hasibuan, Wali Kota Binjai H M Idham SH, MSi serta 500 undangan lainnya, Gubsu sangat menyambut baik digelarnya seminar ini.  Apalagi yang menjadi salah satu pembicaranya adalah Mahathir Mohamad.

“Atas nama pemerintah dan masyarakat Sumatera Utara, kami sangat salut dan mengapresiasi kepada Harian Waspada atas digelarnya seminar ini. Sebab, mau tidak mau, terpaksa atau sukarela, kita harus siap memasuki era global. Untuk itulah melalui seminar ini, kita berharap dapat menerima masukan berharga bagaimana menghadapi MEA yang sudah ada di depan mata,” kata Gubsu.

Selanjutnya Gubsu tak lupa menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Mahathir, yang masih menyempatkan diri hadir sebagai keynote speaker dalam seminar yang dimoderatori Prof Dr Ilmi Abdullah. Sebagai tokoh Melayu dan dikenal sebagai pahlawan ASEAN bersama mantan Presiden Indonesia Soeharto dan bekas Perdana Menteri Singapura Lee Kwan Yu sehingga memberikan nilai bargaining position bagi ASEAN dikancah internasional, tentunya kehadiran Mahathir dapat memberikan motivasi dan masukan menghadapi MEA 2015, terutama bagi umat Islam.

Dengan mengusung materi berjudul “Kesiapan Umat Islam Menyongsong MEA”, Gubsu berharap Mahathir bisa memberikan masukan berharga kepada umat Islam untuk siap menghadapi era persaingan bebas antar negara ASEAN.  Sebenanrnya Secara landasan filosofis, umat Islam sudah pasti dan harus siap karena karakternya. Artinya, karakter  yang mampu memberikan arti di tengah lingkungan sekitarnya. Dengan demikian secara konseptual, masyarakat Muslim merupakan sebenarnya masyarakat global.

Sedangkan berdasarkan konteks landasan filosofis yang lain, keberadaan umat Islam harus menjadi roh bagi semesta raya. “Untuk itulah melalui seminar ini, kita bisa mendapatkan informasi-informasi detail dan apa serta bagaimana yang harus kita persiapkan dalam konteks menghadapi MEA 2015,” ungkapnya.

Kemudian Gubsu menyambut baik materi yang disampaikan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Anies Baswedan berjudul “Revolusi Mental Bidang Pendidikan Menyongsong MEA”. Dengan mater—materi yang disampaikan itu, Gubsu  berharap mimpi pemerintah dan masyarakat Sumatera Utara              akan menjadi Provinsi Sumut menjadi provinsi yang mampu dan bisa berdaya saing, maju dan sejahtera. Ditambah lagi dengan positioning yang sangat strategis baik dari aspek geografis dan geopolitik, Sumut sangat memungkinkan menjadi growth centre ekonomi Indonesia bagian barat.

“Guna mewujudkan itu, kita tentunya harus melakukan revolusi mental,  merubah pradigma yang selama ini mengatakan jika bisa dipersulit mengapa dipermudah. Jadi revolusi mental hari ini yang dilakukan harus merubah paradigma itu menjadi jika ada yang sulit mengapa tidak bisa dipermudah,” ujarnya.

Sebelumnya Pimpinan Umum Harian Waspada, Hj Rayati Safrin dalam laporannya mengatakan, seminar ini dilaksanakan dalam rangka menyambut HUT ke-68 Harian Waspada. Sejak didirikan pasangan suami istri H Muhammad Said dan Hj Ani Idrus, Harian Waspada awal berdirinya sempat dijuluki Suratkabar Republiken. Julukan ini tidak terlepas dari kegigihan dan kekonssitenan Harian Waspada dalam memperjuangkan  kemerdekaan Republik Indonesia.

Rayati mengatakan, nama Waspada ini sengaja diambil untuk mengingatkan kepada seluruh masyarakat supaya lebih mawas diri, hati-hati dan mewaspadai kedatangan belanda yang ingin menguasai Republik Indonesia. “Untuk itulah sampai saat ini, Harian Waspada tetap konsisten untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat melalui berita-berita yang disampaikan. Selain itu Waspada akan selalu memberikan pendidikan dan pencerahan kepada masyarakat. Itu sebabnya sampai saat ini Harian Waspada  tetap berjalan berkat dukungan penuh seluruh masyarakat,” jelas  Rayati.

Tak lupa Rayati mengucapkan terima kasihnya atas kesediaan Mahathir Mohamad dan Anies Baswedan yang menjadi pembicara dalam seminar tersebut. Dia berharap melalui seminar ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi seluruh masyarakat, terkait persiapan dan strategi apa yang harus dilakukan  dalam menghadapi MEA 2015, sehingga masyarakat Sumut dan Kota Medan tidak hanya menjadi penonton.

Wagubsu H T Erry Nuradi selaku Ketua PB Ikatan Sarjana Melayu Indonesia (ISMI), juga sangat mengapresiasi atas digelarnya seminar ini. Apalagi tokoh Melayu yang terkenal sampai seluruh dunia, Mahathir Mohamad  dan Manteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Anies Baswedan menjadi pembicara. Semoga seminar ini memberikan manfaat bagi masyarakat Sumatera Utara maupun Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dijelaskan Erry, suku Melayu diketahui hampir berada di seluruh wilayah Indonesia dan menjadi kebanggaan bahasa nasional Indonesia berasal dari bahasa Melayu. Untuk itu kehadiran tokoh Melayu, Mahathir Mohamad dapat memberikan masukan dan membagikan pengalamannya, termasuk persiapan untuk memasuki MEA 2015.

“Jadi masyarakat Sumatera utara dan Indonesia secara umumnya harus mempersiapkan diri menjadi bagian dari Masyarakat Ekonomi ASEAN. Tidak hanya sebagai MEA, juga harus mempersiapkan diri menjadi bagian dari masyarakat ekonomi dunia,” harap Erry.

Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi, usai seminar kepada wartawan mengatakan, seminar yang digelar Harian Waspada ini bisa menjadi salah satu motivasi dan kesiapan semua dalam menghadapi MEA 2015 yang telah di depan mata. Kota Medan selaku ibukota Provinsi Sumatera Utara sekaligus pintu gerbang Indonesia bagian barat, tentunya harus terus bersiap guna menyongsong era persaingan bebas diantara negara-negara ASEAN tersebut.

“Atas dasar itulah saya menilai seminar ini sangat penting. Kehadiran keynote speaker yang sangat mumpuni yakni Yang Mulia Dr Tun Mahathir Mohamad dan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah dapat membuka cara berpikir kita  semua tentang  MEA yang akan dimulai Desember 2015,” papar Walikota.(jno)








Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 



UNIK

Inilah Penampakan Ratusan Jemaah Indonesia Mendaki Jabal Nur, Berziarah ke Gua Hira

Medanblitz,-Hari masih sangat pagi. Rabu (13/09), jam menunjukan pukul 03.45 waktu Arab Saudi ketika tim Media Center Haji (MCH) Daker Makkah mulai meniti jalanan menanjak menuju kaki Jabal Nur. Tim




Mendengar Lantunan Azan, Reporter TV Inggris Menesteskan Air Mata

Walikota Tabalkan Nama Jalan Dr Drs H Ibrahim Sinik