• ,


Breaking News :






Pembangunan "Double Track", PT.KAI Jangan Hanya Keruk Keuntungan
Jumat, 09 Januari 2015 - 10:11:00 WIB
Rubrik: Peristiwa - Dibaca: 238 kali   


foto : ilustrasi/internet

Medan - Medanblitz.com, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan meminta PT Kereta Api Indonesia (PT.KAI) untuk memperhatikan efek yang akan ditimbulkan dari pembangunan Double Track (Jalur Ganda) diantaranya soal penggusuran yang terkesan pilih kasih dan kemungkinan terjadinya potensi kemacetan.

"Akan banyak efek yang ditimbulkan dari pembangunan ini, yang saat ini terjadi adalah soal penggusuran yang dinilai tebang pilih dai daerah Pasar Timah, kemudian juga soal kemacetan yang akan ditimbulkan," ungakp Anggota Komisi D DPRD Medan, Ilhamsyah, SH kepada wartawan di Gedung DPRD Medan usai menerima pengaduan warga Jalan Timah Medan yang digusur paksa.

Politisi yang juga Ketua Fraksi Golkar Kota Medan ini mengingatkan, PT KAI untuk lebih peka terhadap persoalan yang ditimbulkan nantinya. "Kita minta PT.KAI peka jangan hanya mengeruk keuntungan semata sementara persoalan masyarakat diabaikan," jelasnya.

Ilhamsyah menyarankan, PT.KAI juga harusnya benar-benar memfungsikan diri sebagai perusahaan negara yang menyediakan pelayanan transfortasi umum/masal di Kota Medan dengan mengaktifkan statsiun penyangga dan jalur yang sudah tidak dipakai.

"Kita menyadari dengan pembangunan jalur ganda ini kemungkinan kemacetan pasti akan ada. Persoalannya adalah PT KAI juga harus ikut memecahkan persoalan yang ditimbulkan nantinya. Kita ingin  PT KAI membangun Statsiun penyangga seperti diperbatasan dekat Binjai, Deliserdang dan kawasan lainnya, bagi mereka yang akan menuju ke Medan menggunakan moda Kereta Api, sehingga kendaraan tidak banyak yang masuk ke Kota Medan," jelasnya.

Yang terjadi sekarang, kata Ilham, PT KAI membangun jalur ganda yang menelan anggaran Rp 3,9 triliun sudah pasti akan menyumbang kemacetan, kemudian secara bersamaan kendaraan dari luar akan masuk ke Medan. "Apa jadinya Kota Medan," jelasnya.

Tebang Pilih

Kemudian soal penggusuran warga oleh PT.KAI juga dinilai tebang pilih, salah satunya adalah yang dialami warga di kawasan Jalan Timah Medan.

"Yang saya ketahui, jalur ganda ini akan dibangun sepanjang 26 Km yang mana sebagian diantaranya akan berada di Kota Medan. Yang terjadi sekarang penggusuran yang dilakukan terkesan tebang pilih," jelasnya.

Ilham mengatakan, apa yang dilakukan PT KAI terhadap warga Jalan Timah juga sangat kentara tebang pilihnya. "Kenapa warga di Jalan Timah yang terkena penggusuran sementara dibagian lain tidak dilakukan penggusuran. Ada Apa ?," tanya Ilham.

Politisi Dapil II Kota Medan mengingatkan PT KAI untuk memperhatikan permasalahan ini. "Jangan karena ada kepentingan pengusaha lalu mengabaikan masyarakat yang menjadi korban," jelasnya.(im)








Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 



UNIK

Inilah Penampakan Ratusan Jemaah Indonesia Mendaki Jabal Nur, Berziarah ke Gua Hira

Medanblitz,-Hari masih sangat pagi. Rabu (13/09), jam menunjukan pukul 03.45 waktu Arab Saudi ketika tim Media Center Haji (MCH) Daker Makkah mulai meniti jalanan menanjak menuju kaki Jabal Nur. Tim




Mendengar Lantunan Azan, Reporter TV Inggris Menesteskan Air Mata

Walikota Tabalkan Nama Jalan Dr Drs H Ibrahim Sinik