• ,


Breaking News :






2014, Proyek Tender Pemprovsu Harus Lewat LPSE
Jumat, 03 Januari 2014 - 20:48:05 WIB
Rubrik: Ekobis - Dibaca: 265 kali   


Medanblitz.com, - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mengaku akan melaksanakan semua proyek yang melalui proses tender lewat Lelang Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) di 2014.

Menurut Kepala Biro Pembangunan Pemprov Sumut, Ibnu S Hutomo, pihaknya melalui Gubernur Sumut, akan mengirimkan surat edaran pada satuan kerja perangkat daerah (SKPD) untuk mematuhi peraturan itu. "Nanti akan kami kirim ke SKPD. Semua proyek yang lewat tender harus masuk di LPSE Provinsi Sumut," tukasnya di Kantor Gubsu, Jumat (3/1/2013).

Dia menyebutkan, sesuai Inpres No 1/2013 pemerintah daerah memang didorong untuk melaksanakan 100%. Dia mengklaim, pada 2013 mereka sudah melakukan itu. "Dalam kesempatan ini, kami juga membantah tudingan yang menyatakan Pemprovsu melanggar Inpres No 1/2013," kata Ibnu.

Menurutnya, tidak benar, penetapan pemenang lelang yang dilakukan panitia pengadaan barang dan jasa melalui evaluasi berdasarkan kriteria penawaran terendah yang responsif sebagai calon pemenang (memenuhi syarat), sesuai dengan peraturan Kepala LKPP No 14/2012 tentang petunjuk teknis Perpres No 70/2012 tentang perubahan Perpres No 54/2010 tentang pengadaan barang/jasa pemerintah.

Sebelumnya, menurut Ibnu Inpres No 1/2013 menjelaskan bahwa LKPP bertanggungjawab untuk mendorong K/L/D/I melalui lelang secara e-procurement (e-tendering dan e-purchasing). Lalu, sesuai Perpres No 54/2010 dan perubahannya, menyatakan mekanisme pengadaan barang dan jasa pemerintah terdiri dua jenis, yakni pengadaan barang/jasa melalui penyedia (pemilihan) dan secara swakelola.

Dirincikan, untuk pengadaan barang/jasa melalui penyedia terdiri dari pelelangan umum dan terbatas, seleksi umum dan terbatas, pelelangan sederhana dan seleksi sederhana dan pemilihan langsung yang dilakukan e-tendering melalui LPSE.
Kemudian penunjukan langsung dan pengadaan langsung melalui e-purchasing (e-catalogue LKPP).

Ibnu menyebutkan, sesuai APBD Perubahan 2013, alokasi belanja langsung Rp2,8 triliun terdiri dari pengadaan secara e-tendering melalui LPSE sebesar Rp1,25 triliun. Sementara, untuk pengadaan e-Purchasing melalui e-Catalogue inaproc yang dikelola langsung LKPP dan pengadaan langsung serta swakelola yang dilaksanakan masing-masing SKPD sebesar Rp1,22 triliun.

"Untuk pemenang tender atau perusahaannya, kami tidak sampai ke sana. Kami hanya menyediakan sarana, soal evaluasi pemenang dan perusahaan menjadi hak panitia lelang dari masing-masing SKPD," bebernya.(im)








Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 



UNIK

Inilah Penampakan Ratusan Jemaah Indonesia Mendaki Jabal Nur, Berziarah ke Gua Hira

Medanblitz,-Hari masih sangat pagi. Rabu (13/09), jam menunjukan pukul 03.45 waktu Arab Saudi ketika tim Media Center Haji (MCH) Daker Makkah mulai meniti jalanan menanjak menuju kaki Jabal Nur. Tim




Mendengar Lantunan Azan, Reporter TV Inggris Menesteskan Air Mata

Walikota Tabalkan Nama Jalan Dr Drs H Ibrahim Sinik